Rabu, 02 Maret 2016

PUISI

JALAN SESAT
Karya : Nabillah Afuah Ayu Agata

Bagaimana awan akan berbicara?
Ketika raga mulai gelap
Hanya menunggu keasaan
Pelangi telah pudar
Penyesalan, menjadi teman

Saat kail-kail dan jala
Menggiurkan di mata
Namun sesak dalam jiwa
Untuk apa?
Barang setan dicinta
Bagaimana bisa?
Barang haram itu dipuja
Karenanya
Batin dan pikiran berkelana
Berimajinasi dengan tawa
Berjalan di jalan sesat

Selagi pelangi masih terlukis
Bintang masih tunjukkan cahaya
Perangi setan-setan itu!

Ayo, pemuda pemudi Indonesia!
Tunjukkan pengabdianmu
Mantapkan langkahmu
Musnahkan barang setan itu
Dengan seribu tekad di jiwamu

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© XII IPA 3 SMAPTA
Maira Gall